Rijndael · FIPS-197 · 128-bit

Lihat bagaimana 16 byte
diacak menjadi tidak terbaca.

CipherLattice menjalankan setiap transformasi AES-128 — SubBytes, ShiftRows, MixColumns, AddRoundKey, dan seluruh Key Expansion — secara manual di server, lalu menampilkan setiap state matrix, langkah demi langkah, round demi round.

state matrix · 4×4 byte · animasi ilustrasi
01
Key Expansion Penuh
W0 hingga W43, RotWord, SubWord, Rcon, dan XOR ditampilkan satu per satu.
02
11 Round Key
Round Key 0 sampai Round Key 10 dalam bentuk matriks 4×4.
03
Setiap Transformasi
State before/after untuk SubBytes, ShiftRows, MixColumns, AddRoundKey.

Encrypt & Decrypt

Masukkan plaintext (atau ciphertext) beserta key AES-128, lalu jalankan prosesnya.

0 / 16 karakter
0 / 32 karakter

Key Expansion

Jalankan Encrypt atau Decrypt terlebih dahulu untuk melihat proses key expansion.

Belum ada data. Jalankan proses di halaman Encrypt/Decrypt.

Detail Setiap Round

Klik setiap round untuk melihat state matrix sebelum & sesudah tiap transformasi.

Belum ada data. Jalankan proses di halaman Encrypt/Decrypt.

Tentang Simulator Ini

CipherLattice adalah simulator edukasi untuk algoritma AES-128 (Rijndael) sesuai standar FIPS-197. Seluruh proses kriptografi — Key Expansion, SubBytes, ShiftRows, MixColumns, AddRoundKey, beserta seluruh operasi pada Galois Field GF(2&sup8;) — diimplementasikan secara manual di backend Python, tanpa bergantung pada library kriptografi seperti PyCryptodome atau OpenSSL.

Aplikasi ini ditujukan untuk pembelajaran: memvisualisasikan bagaimana setiap byte plaintext berubah, round demi round, hingga menjadi ciphertext yang tampak acak.

  • Backend: Python + Flask
  • Frontend: HTML5, CSS3, JavaScript (vanilla)
  • Algoritma: AES-128, 10 round, key schedule 44 word